
Mana tahu ianya luar saja emas tapi dalam lain. Duit itu dibungkus dalam plastik dan tidak dibenarkan rasa dalamnya dan untuk lihat dalamnya.
Mana tahu lain pula dalamnya?
Kami hanya teringat makan coklat ketika kanak-kanak. Coklat dibungkus bagaikan duit emas.

Ingat?
Mana tahu emas dinar Kelantan itu luarnya emas tapi dalam diletak logam lain seperti plumbum yang lebih kurang berat emas?
Nampaknya Dinar Emas Kelantan itu datangnya dari WIM dan ia dikuasai, ditentukan dan ada komisyen untuk Umar Vadillo.
Dia pun nampaknya macam seorang sheikh sufi palsu yang dikatakan boleh tuyrunkan hujan sampai banjir.
Nik Mahani menceritakan dia sama macam PAS untuk menggunakan ugama demi cari kekayaan diri dan tidak tulus dalam urusniaga rupanya.
Baca kisah terbaru Kickdefella sini dan satu petikan surat:
Assalamualaikum
Saya mendapat alamat website anda dari Muhammad Esfi dan Takao Kono yang dikatakan sebagai salah satu korban penipuan WIM atau Vadillo dan KGT yang mengkontak saya melalui kolega saya di Jakarta.
Menarik membaca blog anda mengenai WIM dan Vadillo, memang betul seharusnya Sultan Kelantan berada ada di atas KGT dan WIM (Vadillo), Sultan Kelantan harus menolak pemakain simbol Kesultanan dan menggunakan nama-nama Kesultanan melayu untuk kepentingan bisnis WIM (vadillo) dan KGT. WIM dan KGT bukanlah Otoritas, mereka harus tunduk dibawah Sultan, jika WIM dan KGT tidak mau tunduk dan taat kepada Sultan, minta WIM dan KGTmenarik semua dinar dan dirham berlambang kesultanan Kelantan, itu lebih baik, silahkan mereka berbisnis koin dan tidak membawa Islam atau Kesultanan Melayu dan Nusantara sebagai alasan legitimasi bisnis koin mereka.
Dalam pantauan saya terlihat WIM atau Vadillo dan KGT telah mempermainkan muslim kelantan dengan mencetak dinar dirham yang harganya cukup mahal dengan alasan premium, coba bandingkan dengan exchange rate www.dinarfirst.org. Hal yang lain yang perlu diperhatikan WIM mempunyai kaki tangan di Indonesia yang punya kelakuan sama, yaitu WIN. WIN itu awalnya dibentuk oleh Islamic Mint Nusantara (IMN), dan kemudian IMN memisahkan diri akibat dari kenakalan grup vadillo ini, IMN adalah pencetakan mandiri pertama di Indonesia, silahkan baca website www.islamicmintnusantara.wordpress.com.
Saya tidak ingin membahas atau fokus kepada urusan politik yang terjadi disana, saya hanya ingin tahu seberapa jauh kerusakan dinar dan dirham yang dibuat oleh WIM dan KGT, lihat juga www.islamhariini.com. Demikian kabar dari saya, terimakasih.
ma’asalam
Abbas


0 comments:
Post a Comment